Berita

Sabtu, 16 Februari 2013 - 09:56:49 WIB
Pelepasan Peserta Pelatihan Peternak Sapi Perah Indonesia ke Selandia Baru
Diposting oleh : Tim Website Kategori: Umum - Dibaca: 2023 kali

Kementerian Pertanian cq. Direktorat Jenderal Peternakan Peternakan dan Kesehatan Hewan, bersama Kedutaan Besar Selandia Baru dan PT.Fonterra Brand Indonesia (7/2) melepas keberangkatan 12 peternak sapi perah Indonesia untuk mengikuti program kursus pengembangan peternak sapi perah yang akan berlangsung selama 10 minggu di Selandia Baru.

Acara yang diadakan di Kantor Ditjen PKH dihadiri oleh Dr. Ir. Riwantoro, MM, Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Mr. David Taylor, Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia, dan Ratih Puspitasari, Direktur Scientific and Regulatory Affairs PT.Fonterra Brands Indonesia.

Acara pelepasan tersebut juga dihadiri oleh duabelas peternak sapi perah Indonesia baik dari pulau Jawa maupun luar Jawa yang telah lulus seleksi untuk mengikuti pelatihan di Selandia Baru tersebut. Program pelatihan ini dirancang untuk membantu pengembangan kemampuan teknis para peternak di Indonesia dalam hal pengelolaan peternakan sapi perah lokal, sebagai bagian dari kemitraan antara PT.Fonterra Brand Indonesia dan Kementerian Pertanian Indonesia cq Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. Pemerintah Selandia Baru juga turut mendukung program pengembangan peternak ini dengan mensponsori dua peternak diantaranya.

Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dr. Ir. Riwantoro, MM dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih kepada PT.Fonterra Brand Indonesia dan Pemerintah Selandia Baru atas kerjasamanya dalam memprakarsai acara pelatihan ini. “semoga melalui kegiatan ini dapat dihasilkan kerjasama yang bermanfaat untuk menjawab permasalahan persusuan nasional dalam rangka memenuhi kebutuhan protein hewani yang berkualitas bagi masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

Presiden Direktur PT.Fonterra Brands Indonesia, Alan Fitzsimmons, mengatakan bahwa program kemitraan tersebut akan memberikan kesempatan kepada Fonterra untuk dapat bekerja berdampingan dengan para pelaku industri susu Indonesia secara berkesinambungan.

Sebanyak 12 peternak sapi perah Indonesia akan mengikuti program kursus pengembangan di Taratahi College pada bulan Februari 2013. Taratahi adalah pusat pelatihan peternakan terbesar di Selandia Baru dan telah menjadi tempat pelatihan bagi para peternak sapi perah di Selandia Baru selama lebih dari 93 tahun. Kedua belas peternak tersebut terpilih oleh panel juri pada bulan Desember 2012 berdasarkan beberapa kriteria penilaian yang meliputi visi, misi dan gairah mereka dalam memajukan industri peternakan sapi perah lokal. Penilaian dilakukan oleh panel juri yang terdiri dari individu-individu yang pakar di bidangnya, yaitu:

  • Ir. Syukur Iwantoro, MS, MBA, Direktur Jenderal Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan
  • Shinta Kamdani, Wakil Presiden Kamar Dagang dan Industri Indonesia
  • Perwakilan dari Fonterra
  • David Taylor, Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia

Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia, David Taylor turut menyambut inisiatif ini. “Seiring dengan menguatnya hubungan kerjasama Selandia Baru dan Indonesia di bidang pertanian dan ekonomi, kami senang bahwa Fonterra dan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan telah memulai kemitraan ini untuk membantu mengembangkan talenta peternak sapi perah lokal. Program ini akan melengkapi program kerjasama pertanian antara Pemerintah Selandia Baru dengan Indonesia secara berkelanjutan,” tutupnya.

Dalam acara pelepasan dilakukan juga penandatanganan surat pernyataan bagi para peserta pelatihan yang isinya berkomitmen untuk mengaplikasikan segala bentuk ilmu pengetahuan yang diperoleh saat sekembalinya ke Indonesia. Para peserta pelatihan juga dituntut untuk melaporkan kegiatan usahnya secara berkala (setiap enam bulan sekali) kepada dinas yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan.

Program pengembangan peternak ini merupakan program lanjutan setelah sebelumnya Fonterra dan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan menyelenggarakan TOT Best Practices for Feeding and Nutrition for Dairy Cattle pada November 2012 di BBPTU Baturraden, bagi 47 peserta yang terdiri dari petugas teknis Koperasi sapi perah di Propinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, dan Propinsi Jawa Timur, petugas teknis/lapang Dinas yang membidangi peternakan dan kesehatan hewan propinsi, pengawas mutu pakan ternak dan petugas teknis BBPTU Baturraden.

TOT tersebut bermanfaat untuk mendapatkan pemahaman para petugas teknis dan koperasi susu lokal dalam menyediakan dan memberikan makanan dan gizi terbaik untuk sapi perah. Para petugas tersebut kini akan dapat menggunakan pengetahuan tersebut, untuk membimbing peternak sapi perah lokal di daerahnya masing-masing, membantu mereka meningkatkan kesehatan ternak, serta meningkatkan produksi dan kualitas susu. Membangun kemampuan di tingkat lokal merupakan langkah awal yang sangat penting dalam mebantu meningkatkan produksi lokal serta efisiensi dan kesinambungan industri susu.

(Press Rilis PT. Fontera Brand Indonesia, Ismatullah Salim, S.Pt. dan Titik Triary W, S.Pt – Subbag Kerjasama dan Humas, Ditjen PKH)