Berita

Selasa, 24 Februari 2009 - 15:41:25 WIB
Pakta Integritas Pejabat Ditjennak Di Kalsel
Diposting oleh : Tim Website Kategori: Umum - Dibaca: 1975 kali

Bertempat di Aula BPPV Regional V Banjarbaru, pada tanggal 28 Januari 2009 dengan dipimpin langsung oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan, DR. Syamsul Bahri telah ditandatangani Pakta Integritas. Pelaksanaan penanda-tanganan diikuti oleh 39 orang pejabat BPPV Regional V Banjarbaru dan BPTU-KDI Pelaihari. Sebanyak 25 orang pejabat BPPV Regional V Banjarbaru yang telah menandatangani Pakta Integritas tersebut terdiri dari 4 orang pejabat struktural termasuk Kepala BPPV, 18 orang pejabat fungsional Medik dan Para-medik Veteriner serta 3 pejabat fungsional. Sementara dari BPTU-KDI Pelaihari diikuti oleh 5 orang pejabat structural, 4 orang pejabat fungsional dan 5 orang pejabat keuangan. Kepala BPTU-KDI Pelaihari, Drh. Putut Budiono yang memberikan sambutan dalam acara tersebut mengingatkan bahwa momentum penandatanganan Pakta Integritas ini memberi amanah kepada kita untuk bekerja sebaik mungkin, tertib secara administrasi dan mengajak kepada kita untuk bertindak jujur. Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan, dalam memberikan sambutan dan pengarahan mengingatkan bahwa kita dituntut untuk terus bekerja lebih baik, hari ini harus dapat dibuktikan lebih baik dari kemarin, dan dalam mengelola bidang administrasi keuangan negara hendaknya memenuhi rambu-rambu yang telah ada serta jangan sampai terbawa oleh arus intervensi yang mengatas-namakan pejabat yang lain yang lebih tinggi. Selain itu, Sekretaris Ditjen Peter-nakan juga memuji kinerja yang telah ditunjukkan oleh BPPV Regional V Banjar-baru dan BPTU-KDI yang lebih menonjol dibandingkan UPT sejenis di Indonesia. Penilaian tersebut didasari atas perubahan fisik dan kemampuan personil BPPV Regional V Banjarbaru serta prestasi yang ditunjukkan oleh BPTU-KDI dalam me-release bibit itik Raja dan Ratu yang mampu memperbaiki performa produksi itik dan banyaknya permintaan akan DOD itik tersebut. Penandatanganan Pakta Integritas merupakan satu langkah penting dalam me-wujudkan wilayah bebas korupsi (WBK), sebagaimana yang termaktub dalam Surat Inspektur Jenderal Departemen Pertanian No. 929/TU.230/H/12/2008 tanggal 24 Desember 2008, yang penilaiannya berdasarkan kriteria kinerja mencakup aspek pelaksanaan tugas pokok, aspek komitmen lembaga dalam percepatan pemberantasan korupsi serta kriteria kedisiplinan pegawai mencakup aspek keuangan, disiplin pegawai dan aspek tindak pidana.

(Sulaxono Hadi/BPPVR V Banjarbaru)