Berita

Senin, 30 November 2009 - 10:45:44 WIB
Kegiatan Persiapan Pengawasan Hewan Qurban 1430 H
Diposting oleh : Tim Website Kategori: Umum - Dibaca: 1764 kali

Dalam rangka pengendalian dan penanggulangan penyakit zoonosa pada pelaksanaan qurban 1430 H untuk menjamin pemotongan hewan qurban yang memenuhi persyaratan Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH), Direktorat Jenderal Peternakan, Departemen Pertanian telah mengadakan berbagai antisipasi dan persiapan antara lain :

1. Surat Edaran Nomor : 23062/PD.660/F/10/2009, tanggal 23 Oktober 2009, tentang Peningkatan Kewaspadaan Zoonosis terhadap Hewan Qurban, yang disampaikan kepada Kepala Dinas Peternakan atau yang membidangi fungsi Peternakan dan Kesehatan Hewan seluruh Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan munculnya penyakit zoonosis dan mengoptimalkan pengawasan pemotongan hewan qurban.

2. Mengingat keterbatasan tenaga profesional bidang kesehatan hewan clan kesehatan masyarakat veteriner, kami telah meminta bantuan kepada pengurus Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) untuk dapat menghimbau kepada anggota/pengurus PDHI cabang untuk dapat turun ke lapangan memberikan bimbingan dan pengawasan dengan berkoordinasi dengan dinas peternakan atau dinas teknis yang membidangi fungsi kesehatan masyarakat veteriner/kesehatan hewan di tingkat kabupaten/kota untuk mengadakan pengawasan pelaksaan qurban sesuai persyaratan teknis.

3. Pembentukan Tim bantuan pengawasan teknis pelaksanaan Qurban 1430 H dari Ditjen Peternakan sejumlah 38 Dokter Hewan, di wilayah endemis Antraks khususnya DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi, yang ditetapkan dengan surat Keputusan Direktorat Jenderal Peternakan Nomor : 23063/Kp.340/F/10/2009 tanggal 23 Oktober 2009. Adapun tugas dan fungsi Tim tersebut melaksanakan pemeriksaan dokumen kesehatan hewan, pemeriksaan ante mortem dan post mortem, mengawasi penyembelihan serta penanganan daging dan jeroan hewan qurban. Pelaksanaan tugas Tim tersebut dimulai H-2 sampai dengan H+3 pelaksanaan Hari Raya Qurban.

4. Mengadakan rapat koordinasi persiapan pelaksanaan qurban 1430 H dengan dinas/instasi terkait wilayah Propinsi DKI Jakarta, Propinsi Jawa Barat, Propinsi Banten, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, yang dilaksanakan pada tanggal 30 Oktober 2009.

5. Berdasarkan hasil rapat koordinasi Persiapan Pengawasan Pelaksanaan Qurban, diperkirakan jumlah hewan qurban di wilayah Jabodetabek akan meningkat 10% dari jumlah hewan qurban tahun 1429 H yang mencapai 10.782 ekor sapi/kerbau dan 111.762 ekor kambing/domba. Seperti kita ketahui bersama, hewan qurban tersebut didatangkan dari berbagai wilayah antara lain: Jatim, Jabar, Banten, Jateng, DIY, NTT, NTB, Bali dll.

6. Dengan peningkatan jumlah pemotongan hewan qurban tentunya harus diikuti dengan peningkatan baik jumlah petugas pengawas maupun peningkatan ketrampilan dan sarana peralatan yang semakin baik. Diperkirakan jumlah petugas pengawasan teknis pelaksanaan qurban tahun 1430 H untuk wilayah Jabodetabek kurang lebih hampir sama dengan pelaksanaan qurban 1429 H sebesar 1.208 petugas, yang berasal Direktorat Jenderal Peternakan, Dinas Propinsi, Dinas Kabupaten/Kota, Fakultas Kedokteran Hewan, dan Dokter Hewan Praktisi dengan tempat pengawasan hewan qurban sebanyak 2.686 lokasi.

7. Kepada seluruh dinas teknis terkait, kami telah menghimbau untuk melaksanakan sosialisasi kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), petugas teknis dan panitia qurban tentang penanganan hewan qurban yang halal dan baik sebelum dan sesudah disembelih serta penerapan aspek kesejahteraan hewan dalam pemeliharaan, pengangkutan dan pelaksanaan pemotongan hewan qurban.

(Humas Ditjennak)