Berita

Kamis, 07 Juni 2012 - 09:17:47 WIB
Kunker Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Pada Acara Forum Silaturahmi Bansos Peternakan Se-Jawa Tengah Tahun 2012
Diposting oleh : Tim Website Kategori: Umum - Dibaca: 2208 kali

Ungaran, Jawa Tengah – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Propinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Forum Silaturahmi Penerima Bantuan Sosial Peternakan se-Jawa Tengah Tahun 2012 di Ungaran Propinsi Jawa Tengah. Forum ini dilaksanakan pada hari Selasa, 5 Juni 2012 di Kompleks Perkantoran Balai Sidomulyo Jl. MT Haryono No. 53 Sidomulyo-Ungaran, dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, Dirjen Prasarana dana Sarana Pertanian, Wakil Bupati Semarang, Para Pimpinan Bank, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten/Kota se Jawa Tengah, Unsur Muspida, Kelompok Tani Ternak, Kelompok SMD dan tokoh masyarakat setempat.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan beserta rombongan didampingi oleh Gubernur dan para unsur muspida setempat memanfaatkan waktunya meninjau beberapa lokasi sebelum memberikan sambutan pada acara forum tersebut, lokasi yang dikunjungi antara lain Rumah Potong Hewan (RPH), Pabrik Pakan Ternak, Balai Inseminasi Buatan (BIB) dan Laboratorium IB Ungaran.

Dalam sambutannya Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan menyampaikan bahwa bantuan sosial yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan kepada pemerintah Propinsi Jawa Tengah sangat bermakna dan memiliki arti khusus karena 84% dari dana bantuan sosial Kementerian Pertanian tahun 2012 ternyata bersumber dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewa. Beliau juga menyampaikan bahwa Dana bansos yang jumlahnya mencapai Rp. 69,52 milyar tersebut hanyalah sebagai faktor pengungkit pembangunan peternakan dan kesehatan hewan agar pertumbuhan peternakan tetap tinggi dan berkualitas dan tetap akan dievaluasi terus perkembangannya.

Harapan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan bawa forum silaturahmi ini dapat ditingkatkan menjadi fungsi untuk pembinaan dan pengorganisasian sehingga baik pembinaan maupun pengorganisasian, perencanaan operasional dan pengawasan termasuk monitoring dan evaluasi dapat berjalan dengan baik selanjutnya beliau mengharapkan tahun ini dapat dianggap sebagai tahun konsolidasi untuk peningkatan prestasi yaitu pencapaian produksi daging sapi dan kerbau sebesar hampir 400 ribu ton dan populasi sapi dan kerbau sebesar 17,9 juta ekor.

Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Propinsi Jawa Tengah melaporkan bahwa akan diserahkan dana bantuan sosial secara simbolis sebanyak Rp. 73.909.500.000,- (Tujuh Puluh Tiga Milyar Sembilan Ratus Sembilan Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) yang bersumber dari anggaran APBN Kementerian Pertanian tahun 2012 kepada 337 kelompok penerima bantuan yang terdiri dari bansos Ditjen PKH 239 kelompok, bansos Ditjen PSP 81 kelompok dan bansos Ditjen P2HP 16 kelompok.

Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan memberikan dana bantuan sosial sebesar Rp. 62.854.500.000,- (Enam Puluh Dua Milyar Delapan Ratus Lima Puluh Empat Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) untuk 239 kelompok tani ternak se-Propinsi Jawa Tengah yang terdiri dari :

  • Penguatan sapi/kerbau betina bunting 130 kelompok
  • Penjaringan sapi/kerbau betina produktif 36 kelompok
  • Pengembangan komoditas sapi perah 9 kelompok
  • Pengembangan komoditas ternak kambing/domba 16 kelompok
  • Pengembangan komoditas unggas lokal 16 kelompok
  • Pengembangan integrasi tanaman dengan ternak 10 kelompok
  • Pengembangan hijauan makanan ternak 6 kelompok
  • Pengembangan Unit Pengolahan Pakan Ruminansia 8 kelompok
  • Pengembangan lumbung pakan 7 kelompok
  • Pengembangan komoditas sapi potong 1 kelompok
  • Pengembangan komoditas kelinci 2 kelompok
  • Pembangunan Puskeswan 4 unit
  • Rehab RPH 1 unit
  • Kendaraan operasional Roda-2 bagi 30 orang Inseminator
  • Fasilitasi penataan kios daging 3 unit


UPTD Balai Pelayanan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Bapel Kesmavet) yang berlokasi di Boyolali saat ini baru saja menerima Serifikat ISO/IEC 17025 : 2005 dari Kantor Akreditasi Negara (KAN) sebagai Laboratorium Penguji yang diserahkan oleh Gubernur kepada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Propinsi Jawa Tengah.

Kepada semua kelompok penerima bantuan sosial agar bansos tersebut diberdayakan dan dimanfaatkan sebaik-baiknya demikian permintan dan harapan Gubernur Propinsi Jawa Tengah dalam sambutannya.

(Sumber.Padjarnain.Subbag Kerjasama dan Humas.Bagian Perencanaan.Ditjen PKH)